LAPORAN PRAKTIKUM ESTER MEMBUAT MINUMAN
1.JUDUL LAPORAN
“Penggunaan ester”
2.TUJUAN
·
Memahami
penggunaan ester
·
Membuat
minuman sederhana dengan menggunakan ester
·
Memahami
bahaya penggunaan ester yang berlebihan
3.LANDASAN TEORI
Menurut (Matsjah Sabirin, 1992 : 41-42) dalam sistem IUPAC
dan nama trivial, ester dan garam karboksilat diberi nama yang terdiri dari 2
kata. Kata pertama adalah nama substitusi yang diikat pada O2 gugus
karboksilat. Kata kedua yaitu nama aslinya dengan menghilangkan kata asam.
O
CH3 C OC2H3
Etil etanoat, etil asetat
(Raymond, 2004 : 352 – 354) mengatakan ester memiliki rumus
umum R C
OR´ dimana R´ dapat
berikatan dengan gugus alkil atau gugus hidrokarbon aromatic. Ester bereaksi
dengan air untuk menghasilkan asam karboksilat dan alkohol.
CH3COOC2H5 + H2O
CH3COOH + C2H5OH
Menurut (Respati, 1986
: 168-169) Reaksi-reaksi pada ester adalah sebagai berikut :
A. Alkoholisis, yaitu terbentukya ester yang lain (Transesterification)
O O
R C + R´OH asam R
C + R´OH
OR basa OR´
B. Hidrolisis menjadi Asam Karboksilat
O H+
R C + H2O RCOOH + R´OH
OR RCOOH- + R´OH
OH-
C. Reaksi dengan senyawa Grignard terbentuk alkohol tersier
O
R´´
R C + OR´ + 2R´´MgX R C
R´
OH
D. Reaksi menjadi alkohol
1. Hidrogenasi katalik
O
R C + 2H2 Cu.CuCrO4 RCH2OH + R´OH
OR´
2. Reduksi kimia
O
R C OR´
+ Na
RCH2OH + R´OH
Keisomeran pada ester
Keisomeran pada ester dimulai dari ester yang tersusun atas 4
atom karbon, yaitu ester dengan rumus molekul C4H8O2.Ini merupakan isomer
struktural.
Isomer fungsional yaitu dua senyawa dengan rumus molekul sama
tetapi berbeda gugus fungsinya.
Sifat-sifat ester
Bersifat polar pada umumnya, sehingga menyebabkan senyawa
ester dengan atom karbon sedikit larut dalam air (Sutresna, 2007: 225).
Ester-ester karboksilat
Alkohol dengan asam karboksilat dan turunan asam karboksilat
membentuk ester asam karboksilat.Reaksi ini disebut Esterifikasi. Esrterifikasi
anorganik dari alkohol ialah senyawa yang dihasilkan oleh reaksi antara alkohol
dengan asam mineral
Sulfonat
Reaksi antara asam sulfat pekat dapat menghasilkan ester
sulfat monoalkil / dialkil. Monoester diberi nama alkil hidrogen s asam alkil
sulfat / bisulfat.
Sulfanoat
Yaitu suatu ester anorganik dengan rumus RSO2OR memiliki
gugus alkil atau alkil yang terikat langsung pada atom belerang (Fessenden,
1986 : 281).
4.ALAT DAN BAHAN
·
Baskom
·
Sendok
Teh
·
Gula
Halus 1/2KG
·
Pasta
Rasa Anggur
·
Sitrun
·
Air
5.LANGKAH KERJA
·
Tuangkan
gula halus kedalam baskom
·
Lalu
tuangkan pasta setengah sendok teh
·
Kemudian
aduk aduk hingga gula halus dan pasta tercampur ,aduk menggunakan tangan yang
memakai plastik tangan.Mengaduk menggunakan tangan bertuajuan agar campuaran cepat tercampur dan terus auk
hingga campuran tersebut berubah warna keunguan
·
Ketika
pasta sudah benar- benar tercampur dengan gula halus maka beri ester/sitrun ¼
sendok saja atau sesuai selera
·
Jadilah
serbuk sirup yang siap dicampur air / siap diminum ketika sudah di campur air
6.PEMBAHASAN
Untuk
menggunakan ester sangatlah mudah , ketika kita ingin membuat minuman yang ada
asamnya kita bisa menggunakan ester , banyak cara untuk memanfaatkan ester .Tetapi
ketika kita menggunakan ester terlalu banyak akan membahayakan tubuh kita .
selain itu ester juga Sebagai essence pada makanan dan minuman. Beberapa ester
mempunyai aroma buah-buahan seperti apel (metil butirat), aroma pisang (amil
asetat), dan aroma nanas (etil butirat).
7.KESIMPULAN
Dari
praktikum ini kita dapat mengetahui cara membuat minuman dari ester ,mengetahui
penggunaan ester , mengetahui bahaya ester . Ester memang bisa digunakan untuk makanan dan minuman tetapi jika
dikonsumsi terlalu banyak maka akan sangat berbahya bagi tubuh kita . Jadi
gunakan ester sewajarnya saja jangan berlebihan
8.DAFTAR PUSTAKA


Komentar
Posting Komentar